Minggu, 27 September 2020 : 18:34:11 WITA

Artikel

H. HAMDAN : TERIMA KASIH LDII

 

H. Hamdan saat menyampaikan sambutan pada pengajian rutin bulanan LDII di Masjid Al-Munajah Girimukti (10/3) foto : LINES

PENAJAM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelar pengajian rutin bulanan pada Minggu (10/3) di Masjid Al-Munajah Desa Girimukti. Dihadapan ratusan warga LDII turut hadir Wakil Bupati PPU Ir. H. Hamdan dan pengusaha muda H. Rudi Mas’ud.

Warga yang hadir dari seluruh PC dan PAC yang ada di PPU dengan khidmat menyimak serangkaian materi yang disampaikan diantaranya lantunan ayat suci Alquran oleh Sdr. Jordi, kajian Alquran oleh Ust. Shodikin Abdillah, Kajian Alhadits oleh Ust. Luki Lukman, sambutan-sambutan dan nasehat agama.

Wakil Ketua DPD LDII PPU H. Hedie Wartoyo S.Ag., M.M. dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan bagi warga LDII dilakukan secara menyeluruh dari kecil hingga manula. “Dimulai sejak usia dini hingga pemuda diberi istilah Generasi Penerus dan punya target Tri Sukses dalam kehidupan,” tuturnya dihadapan ratusan hadirin.

Melalui target Tri Sukses ini, lanjut Hedie harapan kedepannya generasi penerus LDII bisa menjadi orang yang alim dan faqih, memiliki tingkah laku yang baik serta bisa menjadi generasi yang mandiri, tidak memiliki ketergantungan pada orangtuanya dan orang lain.

“Kemudian setelah memiliki Tri Sukses ini, warga LDII diharapkan mampu mewujudkan thobiat luhur warisan bangsa Indonesia yang saat ini mulai banyak ditinggalkan, tetapi di LDII thobiat luhur ini terus diajarkan kepada generasi penerus melalui program 6 thobiat luhur yakni memiliki sifat jujur dan amanah, hidup hemat, bekerja keras, cinta kerukunan, menjaga kekompakan serta bekerja sama yang baik,” tambahnya.

Ratusan hadirin saat pengajian rutin bulanan LDII di Masjid Al-Munajah Girimukti (10/3) foto : LINES

Dalam kesempatan ini, Hedie sekaligus mempernalkan website resmi LDII PPU https://ldiipenajam.com, “Dalam menyongsong era globalisasi, saat ini rasanya haruslah selalu ada intenet dalam kehidupan kita, maka untuk kemajuan organisasi, kita harus mampu memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang yaitu internet,” tutup dia.

Sambutan selanjutnya oleh Ir. H. Hamdan yang memuji langkah LDII PPU melalui program pembinaan warga. “Kegiatan hari ini sangat kami sambut baik, saya atas nama pemerintah sangat berterima kasih LDII telah mengambil peran penting dalam mendukung visi kabupaten kita yaitu menjadikan PPU yang bersinar, maju, modern dan religius. termasuk tadi kita lihat bahwa LDII PPU telah membangun website resmi, saya pikir itu langkah yang maju sekali, semakin meyakinkan kita bahwa LDII itu organisasi islam yang terbuka,” ujar Hamdan yang diikuti tepuk tangan hadirin.

Sebelumnya hamdan telah menyampaikan beberapa capaian program Pemerintah Kabupaten PPU saat ini serta program-program yang akan dijalankan kedepannya.

Diakhir sambutannya, Hamdan menghimbau kepada hadirin untuk tetap menjaga kerukunan dalam menghadapi suasana politik saat ini. “Saya berharap kepada warga LDII supaya tetap menjaga suasana kondusif dan ikut memberikan suaranya, jangan golput karena itu bukanlah pilihan yang bijaksana,” tutupnya.

Sambutan terakhir oleh Rudi Mas’ud, yang merupakan seorang entrepreneur sukses menyampaikan materi tentang kewirausahaan. “Sedikit tips-tips untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses, kunci pertama adalah berdoa, luruskan niat kita yang diikuti dengan usaha yang sungguh-sungguh,” ujar Rudi

Rudi Mas’ud saat menyampaikan sambutan pada pengajian rutin bulanan LDII di Masjid Al-Munajah Girimukti (10/3) foto : LINES

Menurut penelitian terhadap ratusan konglomerat di Amerika kata Rudi, faktor utama kesuksesan ternyata bukanlah tingkat pendidikan, IQ dan di universitas unggulan mana mereka dididik melainkan karena faktor human relation, namun kita sebagai orang islam tidak seperti itu, yang utama ialah berdoa dan disiplin tinggi.

“Jika syarat kesuksesan diukur dari kerja keras, maka kita kalah dengan buruh angkut di pelabuhan, kalau diukur dari keberanian maka kita kalah dengan preman, kalau diukur dari kepintaran maka kita kalah dengan guru-guru kita. syarat kesuksesan adalah bekerja secara jujur, cerdas, ikhlas dan tuntas, bertanggung jawab serta cerdik.” Tambahnya.

Menurut Rudi, jika ingin sukses, pemuda LDII harus berani, berani tampil, berani mengambil keputusan, berani mengambil resiko, karena keberanian merupakan modal yang sangat penting.

Diakhir sambutannya, Rudi Mas’ud memberikan kesempatan tanya jawab tentang kewirausahaan kepada para hadirin.

Pengajian ini diakhiri dengan nasehat agama serta doa penutup oleh Ust. Sumadi yang juga merupakan anggota komisi dakwah MUI kab. PPU.

(son/lines)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *