Sabtu, 08 Agustus 2020 : 01:43:19 WITA

Artikel

Edukasi Berbusana Muslim Melalui “Pengajian Keputrian”

Afidah dalam pemaparannya dihadapan peserta Pengajian Keputrian Foto: LINES

Penajam – DPD LDII PPU kembali menggelar pengajian rutin yang dikhususkan bagi remaja putri. Kegiatan ini biasa disebut “Pengajian Keputrian” yang dikelola oleh LDII melalui tim PPG (Penggerak Pembina Generus).

Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan dua bulan sekali bertempat di Masjid Al-Munajah Desa Girimukti. Pada edisi kali ini (03/03/19) dihadiri oleh 50 remaja putri dari PC dan PAC LDII se-PPU bertajuk “Tetap Cantik Dengan Busana Muslim Sesuai Syar’i”. pengajian ini dilaksanakan guna memberikan edukasi pada para remaja putri mengenai tata cara berpakaian sesuai syar’i bagi wanita muslim.

Rangkaian pengajian ini diawali dengan kajian Alquran Surah An-Nur oleh Ustadzah Fatimah dan kajian Alhadits oleh Ustadzah Uci yang berkaitan dengan aturan berpakaian bagi wanita, serta materi dan praktek berbusana oleh Ustadzah Afidah Nasuha.

Dalam penyampaiannya, Ustadzah Afidah yang akrab disapa Bu Evie ini prihatin dengan tren busana muslim saat ini. “Melihat kebanyakan remaja putri saat ini yang berpakaian tidak sesuai dengan syariat islam, bahkan cenderung mengumbar aurat didalam balutan busana muslim itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Afidah, yang juga merupakan Sarjana pendidikan mengatakan bahwa dunia fashion berkembang sangat pesat. ”Dari tahun ke tahun semakin pesat, termasuk juga fashion hijab, bahkan indonesia sekarang telah menjadi pusat tren busana muslim dunia. Walaupun sudah banyak fashion moderen, tapi jangan sampai kalian mengabaikan hakikat hijab untuk menutup aurat, kita tetap harus mengedepankan nilai syar’i saat berhijab,” tambahnya.

Dalam prakteknya, selain pemilihan dan penggunaan model hijab yang sesuai aturan, remaja remaja putri juga diedukasi dengan berbagi macam tips-tips berbusana yang fashionable namun tetap sesuai syari’at, antara lain penggunaan warna pastel agar terlihat lebih muda, pakai baju terusan agar simpel, busana two pieces cocok untuk yang lebih muda, paduan gaya dengan outerwear masa kini, serta pemakaian berbagai aksesoris sebagai pemanis.

“Saya berharap bagi para remaja putri yang mengikuti pengajian ini dapat mengambil manfaat dan mampu memberikan edukasi seperti ini bagi temen-temenya yang lain. Dipraktekkan sesampainya di rumah, dan ingat aturan-aturan yang telah diterangkan tadi merupakan kutipan langsung dari Qur’an dan Hadits,” harapnya.

(Evie/Lines)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *